Kamis, 29 Desember 2016

7 produk Google paling gagal sepanjang sejarah

author photo
NGUPAS - Kalau dipikir-pikir, apa sih yang gak sukses dibuat oleh perusahaan teknologi raksasa sekelas Google? Mulai dari layanan pencarian sampai produk teknologi fisik semua sudah pernah sukses dibuat oleh perusahaan yang didirikan oleh Sergey Brin dan Larry Page itu.

Namun uniknya, banyak orang yang gak tahu ternyata Google pun pernah mengalami kegagalan. Ya, perusahaan yang kini berinduk ke Alphabet itu juga pernah membuat produk-produk yang bisa dibilang gagal dan kurang laris di pasaran. Apa saja sih produk yang dimaksud? Yuk langsung simak daftarnya di bawah ini.

1. Project ARA


Bulan September lalu, Google secara resmi menghentikan proyek produk terbarunya bernama ARA. Proyek ponsel modular itu dihentikan karena diprediksi bakal gagal. ARA dilaporkan sulit terwujud karena biaya untuk ponsel ini mahal banget. Sehingga, sudah pasti harga dari ARA bakal mahal banget pas di pasaran dan bakal bikin pembeli mundur teratur alias gak berminat beli.

2. Google Glass


Tahun 2013 dengan percaya diri Google meluncurkan produk bernama Google Glass yang diklaim bakal jadi masa depan dunia teknologi. Sayang, karena terlalu mahal dan juga gak berfungsi optimal si Google Glass pun akhirnya ditarik dari pasaran. Bisa dibilang ini kegagalan terbesar Google. Gara-gara kegagalan ini, proyek ARA pun dihentikan.

3. Google Plus


Berniat menghadirkan aplikasi media sosial dengan fitur lengkap, akhirnya Google pun menghadirkan Google Plus ke pasaran. Bukannya diminati, Google Plus malah gak laku alias sepi peminat. Kabarnya hal ini dikarenakan fitur di Google Plus terlalu rumit dan gak segampang Facebook atau Twitter yang sudah boomingsebelumnya.

4. Google Video


Di tahun 2005 Google sempat punya layanan video sendiri bernama Google Video. Sayang, layanan ini kurang diminati sehingga Google pun ambil langkah untuk menonaktifkannya sekitar tahun 2007. Saat ini, posisi Google Video diganti dengan YouTube.
EDITORS' PICKS

5. Google Answers


Di tahun 2002, Google sempat meluncurkan layanan bernama Google Answers. Maksudnya sih, sebagai jawaban bagi pengguna Google yang malas mencari jawaban sendiri. Jadi, dulu pengguna bisa memposting pertanyaan menggunakan layanan ini lalu menawarkan uang kepada siapa saja yang bisa menemukan jawaban. Sayang, karena gak diminati layanan ini pun ditutup pada tahun 2006.

6. Google Lively


Tahu gak, di tahun 2008 Google juga pernah meluncurkan layanan chatroom super cute bernama Google Lively? Sayang, karena terlalu kaku dan kalah saing dengan Yahoo Messenger akhirnya layanan ini pun ditutup pada tahun yang sama.

7. Google Health


Sekitar tahun 2008, Google pernah membuat layanan unik bernama Google Health. Layanan ini dilaporkan bisa membuat kamu para pengguna mengunggah riwayat pemeriksaan kesehatanmu. Sayang, karena isu kerentanan informasi alias masalah privasi maka si Google Health ini ditutup pada tahun 2011 lalu. Sayang banget kan?

Nah guys, itulah ketujuh produk Google yang bisa dibilang gagal di pasaran. Terbukti kan, raksasa sekelas Google juga pernah mengalami kegagalan kok sebelum sukses seperti sekarang!