Kamis, 22 Desember 2016

Hantu ini ikut nyanyi saat lomba memperingati hari Ibu

author photo
NGUPAS - Dengan maksud untuk meramaikan hari Ibu (22 Desember), lomba yang diadakan di auditorium Zahari MZ, komplek perkantoran Pemkab Beltim, mendadak heboh. Ada apa gerangan?

Lomba harus terpaksa dibubarkan gara-gara mendapat gangguan dari makhluk astral. Sang makhluk astral ikut-ikutan bernyayi pada lomba tersebut, entah apa maksud dan tujuan dari sang hantu mengikuti lomba. Mungkin saja sang hantu juga ingin menjadi peserta.


Gangguan ini terjadi saat lomba memasuki giliran peserta nomor ke-6.

"Satu sampai lima sih lancar, pas nomor enam itu," kata seorang ibu pada acara tersebut, Henita kepada Pos Belitung di luar gedung auditorium Zahari MZ.

Anna Verawati sebagai Ketua Panitia menuturkan, peserta yang terkena gangguan adalah peserta dari kecamatan Damar. Saat peserta nomor 6 tampil, peserta tersebut sempat tidak bisa bergerak dan lagu yang dinyanyikan tak selesai.

Keanehan pun muncul, terdengar ada suara dari "peserta lain" yang menyanyikan lagu dangdut, sinden, dan keroncong. Suaranya sendiri suara perempuan dan suara mirip suara laki-laki.

Karena mendapat gangguan, akhirnya lomba dipindahkan ke ruang Satu Hati Bangun Negeri, Kantor Bupati Beltim yang terletak di seberang depan gedung perlombaan sebelumnya. Dan peserta yang hampir kerasukan tadi akhirnya dipulangkan.

Keanehan tidak sampai situ saja, pada saat mau menyampaikan pengumuman bahwa acara akan dipindahkan, microphone yang digunakan tiba-tiba mendadak mati.

Akhirnya panitia memanggil orang "pintar" bernama Kucang untuk datang ke gedung tersebut. Pantauan Pos Belitung, Kucan tampak menepuk-nepuk spanduk yang menampilkan tema hari ibu.

Spanduk itu berlatar belakang gambar RA Kartini dan bertuliskan "Kesetaraan Perempuan dan Laki-laki Untuk Mewujudkan Indonesia Yang Bebas dari Kekerasan, Perdagangan Orang, dan Kesenjangan Akses Ekonomi Terhadap Perempuan,"

Ini video saaat sedang diganggu oleh makhluk halus: